— Genre Baru No. 001
Semua genre kami masukkan ke dalam gelas. Lalu kami kocok keras-keras. Yang tertuang adalah musik yang belum pernah ada — separuh dari hutan Leuser, separuh dari studio sunyi di pinggiran Jerman.
Manifesto
Pop kawin dengan dangdut. Gamelan menumpang ke beat techno. Suara jangkrik dari Sungai Buluh duduk di atas synth dingin Hamburg.
Kami tidak peduli batas genre. Kami hanya peduli pada satu hal: apa yang terdengar di kepala kami sehabis tidur siang di tepi sungai.
Glaspop adalah resep tanpa takaran tetap. Setiap lagu adalah eksperimen — sebagian gagal, sebagian membuat kami berhenti dan diam tiga menit.
Di pinggir sungai, di pinggir hutan, di pinggir jaringan — tempat suara hutan masuk ke microphone sebelum kami masuk ke ruang rekam.
Markas
Echo Studio Tangkahan terletak di Sungai Buluh, persis di perbatasan Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara — salah satu kawasan hutan hujan tertua di dunia, rumah bagi orangutan, owa, dan burung yang tidak pernah kami catat namanya.
Di sinilah lagu lahir: di teras kayu, di atas batu, di dekat air mengalir. Lalu file-file mentahnya melompat ke server, menyeberang ke Jerman, dan kembali sebagai sesuatu yang lain.
Awak Gelas
Setiap orang membawa genre sendiri. Lalu semua dikocok.
Cara Kerja
Echo Studio · Sungai Buluh, ID
Wittorf · Lurup · Friedberg · Bienenbüttel, DE
Rilisan
Lagu-lagu mentah dari Tangkahan, dipoles di Jerman.
Vokal direkam di Jerman, lagu lahir di Sumatera.
Mari Berkocok
Kami selalu mencari kolaborator — musisi, songwriter, label, brand, pembuat film. Kirim demo, pesan, atau cuma cerita malam Minggu. Kami balas semuanya, walau kadang lambat karena sinyal di Sungai Buluh memang begitu.